Kamis, 04 Juni 2020

Tips Memilih Kanopi untuk Rumah berdesain Minimalis - Jasa Pemasangan Kanopi di Malang


Jual Jasa pasang kanopi baja ringan | KASKUSKanopi adalah satu dari bagian rumah masa kini yang penting dalam menentukan keindahan dan kenyamanan rumah anda, hal ini dikarenakan posisinya berada di teras rumah anda.Nah pemasangan kanopi dihalaman rumah pada saat ini mulai menjadi tren. Banyak rumah model minimalis, klasik, modern yang menambahkan kanopi agar memperindah teras rumah mereka. Selain mempercantik, pemasangan kanopi dirumah pun akan memberikan kesan minimalis modern dan elegan namun tetap berfungsi sebagai pelindung luar rumah dari panas matahari dan hujan. Pada kenyataan dilapangan bahwa pemasangan kanopi ini ditempatkan pada carport-carport rumah minimalis. Nah selanjutnya pemilihan kanopi yang baik itu seperti apasih. berikut tips untuk anda dalam memilih kanopi murah tetapi tetap berkualitas.

Tips Memilih Kanopi Rumah Minimalis

1. Bahan Kanopi
Bagi anda yang memiliki rencana jangka panjang dalam perawatan kanopi tentunya pilih bahan yang awet seperti kanopi berbahan besi baja dengan atap seng ataupun kaca. Banyak pilihan harga jika anda menginginkan kanopi dengan bahan baja. Biasanya harga ditentukan kualitas juga ukuran.

2. Kualitas
Jika anda memiliki budget yang lebih pilihlah kanopi dengan bahan kualitas bagus. tetapi disarankan untuk memilih kualitas yang biasa-biasa saja tidak jelek dan tidak terlalu bagus.

3. Merk Dari Kanopi
Nah biasanya untuk saat ini banyak produsen kanopi dengan kualitas baik dipasaran. Untuk refrensi anda bisa memilih kanopi dengan merk Alderon atau kanopi merk PVC, keduanya yang paling banyak diterapkan dinegara kita juga telah terpercaya diluar negeri.

Cara memasang kanopi rumah minimalis

1. Membuat Tiang-Tiang Penyangga

Bagian pertama yang harus dibuat adalah membuat tiang-tiang penyangga dari baja ringan kasau, pembuatan tiang penyangga dapat dibuat dengan berbagai bentuk sesuai keinginan dan ketersediaan bahan. Selain itu yang perlu diperhatikan adalah tinggi tiang penyangga, harus memperhitungkan kemiringan atap agar mampu mengalirkan air.

Untuk mengukur kemiringan atap dapat menggunakan water pass atau alat ukur lainnya yang bertujuan untuk mengetahui sudut kemiringan atap. Setelah tiang sudah dirangkai, langkah selanjutnya adalah menegakkan tiang dan merangkai antar tiang menggunakan kasau baja ringan.

Yang perlu diperhatikan adalah kelurusan tiang atau sering disebut dengan siku, setelah tiang dipastikan tegak, pasanglah penyiku dari sisa baja ringan.

2. Memasang Kasau

Setelah tiang dirangkai, langkah selanjutnya adalah memasang kasau dengan jarak 120 cm antar kasau (semakin rapat semakin kuat), pasanglah baut dengan menggunakan bor listrik. Pasang sampai semua kasau terpasang.

3. Memasang Reng dan atap

Setelah kasau terpasang, maka langkah selanjutnya adalah memasang reng dan atap. Jarak antar reng disesuaikan dengan panjang atap yang akan di pasang. Jika menggunakan atap seng panjang maka reng dipasang pada 3 bagian (ujung, tengah, dan ujung yang lainnya).

Setelah reng terpasang, dilanjutkan dengan pemasangan atap. Gunakan baut khusus atap seng yang dapat dibeli di toko-toko bangunan dekat rumah anda. Nah itulah cara pemasangan kanopi

7 Kumpulan Model Kanopi Baja Ringan Rumah Masa Kini

Berikut ini contoh gambar 7 Model Kanopi Terbaru Baja Ringan Rumah Masa Kini sebagai inspirasi anda untuk mendesain kanopi baja ringan yang cocok untuk rumah minimalis modern anda.

KANOPI ALDERON

KANOPI GENTENG METAL

KANOPI GOGREEN

KANOPI ONDULINE

KANOPI POLYCARBONATE

KANOPI SOLARTUFF

KANOPI SPANDEK




Kontak 


MEGATruss Global


Kontak


085334439900 / 085655400004

Phone & Fax : 0341 - 754253

Email : megatrussglobal@yahoo.com



Jl. Mayjend Sungkono 88 depan Gor Ken Arok Buring Kota Malang


Jam Operasional

08.00 - 16.00

Hari Minggu & Tanggal Merah Libur
(Silahkan Tinggal Pesan Di WhatsApp)

Jumat, 13 Maret 2020

Perbandingan Atap Kayu dan Galvalum

Hasil gambar untuk rangka atap baja ringan 
  
Perbandingan rangka atap kayu dan baja ringan sebagai bahan bangunan mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memilih diantara keduanya untuk digunakan sebagai tempat dudukan penutup atap rumah maupun bangunan lainya. Jika dilihat dari keawetan maka baja ringan akan lebih tahan lama jika digunakan pada bangunan yang jauh dari hal-hal yang dapat menyebabkan kerusakan pada baja misalnya bangunan di dekat laut akan sering terkena angin yang membawa bahan penyebab karat pada besi sehingga dalam kondisi ini akan lebih baik jika menggunakan kayu sebagai rangka struktur bangunan.


Dari segi harga dapat dilihat bahwa kayu dan baja ringan tidak terlalu beda jauh, namun kayu bisa jadi lebih mahal mengingat kelangkaan kayu karena maraknya penebangan pohon tanpa diimbangi dengan upaya penanaman kembali dengan jumlah yang seimbang antara penebangan dan penanaman. pekejaan rangka atap baja ringan dihitung dalam satuan kg atau meter sedangkan kayu dihitung dalam satuan m3 atau meter, sehingga diperlukan data harga baja ringan per kg atau harga kayu per meter kubik untuk dapat menghitung rencana anggaran biaya bangunan khususnya pekerjaan rangka atap rumah. dalam proses pengerjaan diperlukan tukang bangunan yang ahli dalam baja ringan untuk memasangnya sedangkan untuk rangka atap kayu dapat dikerjakan oleh tukang kayu yang telah ahli dalam bidang perkayuan sehingga dapat dihasilkan pekerjaan dengan kualitas bagus setelah sebelumnya mempertimbangkan perbandingan rangka atap kayu dan baja ringan.

Sebagai upaya ikut berperan serta dalam menjaga kelestarian planet bumi agar tetap hijau maka menghindari untuk menggunakan kayu sebagai bahan bangunan merupakan sebuah tindakan yang baik, sebagai gantinya dapat digunakan rangka atap baja ringan sehingga penebangan pohon dapat dikurangi untuk mencegah pemanasan global. setelah memutuskan jenis material mana yang akan digunakan dapat dilanjutkan dengan perencanaan perhitungan struktur rangka kuda-kuda atap untuk menentukan bentuk dan dimensi bahan yang kuat menahan beban diatasnya namun dicari yang sekecil mungkin sehingga dapat menghemat biaya pembangunan rumah tinggal, silahkan dipilih kayu atau rangka atap baja ringan.



 Info Lebih Lanjut KLIK DISINI

MEGATruss Global

Office & Showroom : Jl. Mayjend Sungkono, Citra Garden City / Ciputra, Blok P1. No.4 -

Kota Malang

Workshop & Factory di Surabaya : Pergudangan Mutiara Margomulyo Indah Blok A-37, Kota

Surabaya

Workshop di Kediri : Badas, Pare - Kediri

Workshop di Ponorogo : Desa Kradinan kecamatan Dolopo Ponorogo



Phone :

Telkomsel : 0853 3443 9900(Call, SMS, WhatsApp, Line)

Indosat : 0856 55 40 0004 (Call, SMS, WhatsApp)

XL / Axis : 087 888 48 5050 ( Call, SMS)

Phone & Fax : 0341 - 754253

Email : megatrussglobal@yahoo.com

Kamis, 23 Januari 2020

Ayo menghitung Luasan Atap Bangunan Anda sendiri!!

Menghitung suatu luasan atap bangunan adalah hal yang wajib dikuasai oleh seseorang yang bergelut didunia Kontruksi bangunan. Orang yang  bekerja dibagian perhitungan luas atap disebut dengan Estimator.


Tentunya anda sudah tidak asing lagi dengan isitilah atap, sebab atap adalah salah satu bagian yang penting disuatu bangunan yang berfungsi sebagai pelindung dari Panas Matahari ataupun Hujan, serta benda-benda lain yang bisa jatuh masuk kedalam Ruangan.



Atap itu sendiri memiliki beberapa Tipe, diantaranya :
1. Atap Model Pelana
2. Atap Model Limas/Limas
3. Atap Model Panggang P/Flat
4. Atap Khusus untuk suatu gedung MPR, Toraja dll



Selain itu Atap ternyata juga punya beberapa jenis bahan sebagai Penutup lho!!
1. Atap Ringan : jerami, Ijuk, Seng, Asbes, dll
2. Atap Sedang : Genteng Tanah, Genteng Keramik, Genteng Beton, dll
3. Atap Berat : Dak Beton Cor

Perlu dingat!!
Semakin berat penutup atap, maka semakin besar resiko terjadinya atap roboh. Oleh Karena itu dalam sebuah pembangunan, harus dibutuhkan perencanaan Kontruksi yang aman dan terukur.


Dijaman sekarang banyak orang yang sudah beralih ke Baja Ringan untuk Rangka Atap Rumah ataupun bangunan, karena sudah terbukti lebih ringan dan lebih kuat dibandingkan dengan Kayu.



Berikut Tips sederhana untuk mengetahui Luasan Atap Bangunan Anda :


1. Menghitung luasan Atap Limas, Pelana dalam satuan M2.

Rumus : L. Atap = [(PB+O)  x (LB+O)] : Cos(z)

Ket. : L. Atap = Luasan Atap
          PB        = Panjang Bangunan
          LB        = Lebar Bangunan
          O          = Overstek
          Cos(z)   = Sudut Kemiringan Atap


Untuk Mempermudah dalam memahami akan kami jelaskan dengan menggunakan soal cerita sebagai berikut.

Saya memiliki rumah yang berukuran 12m x 8m dan akan yang beri Overstek untuk atap 1m, dengan kemiringan sudut sebesar 30 derajat. maka luasan atap keseluruhannya adalah...

L. Atap = [(PB+O) x (LB+O)] : Cos(z)
             = [(12+2) x (8+2)]       : Cos 30
             =  140 m2                    : 0.866
             =  161,7 m2


2. Menghitung luasan Atap Flat/Panggang P, biasanya digunakan untuk Dak Beton Cor

Rumus : L. Atap = [(PB+O) x (LB+O)]

Saya mempunyai Rumah ukuran 8m x 8m dengan Oversteak atap 0.8 m. maka luas atapnya yaitu :

L. Atap = [(PB+O) x (LB+O)]
             = [(8+1.6) x (8+1.6)]
             = 92,16 m2


NB: Jika anda tidak ingin ada Oversteak didalam atap rumah, maka cukup hilangkan "O" di Rumus tersebut.



Semoga Artikel diatas bermanfaat dan tentunya bisa membantu anda untuk menghitung Luasan Atap suatu bangunan.



Sekian Terimakasih Sobat MEGATruss Global!!.